Clock

Jumat, 16 April 2010

Materi Ilmu Komunikasi

PROSES KOMUNIKASI

Salah satu prinsip komunikasi menyatakan bahwa komunikasi adalah sebuah proses. Secara linier, proses komunikasi paling tidak melibatkan empat (4) elemen atau komponen yaitu :

1. Sumber/pengirim pesan/komunikator/source/encoder
Yaitu seseorang atau sekelompok orang atau suatu organisasi/institusi yang mengambil inisiatif menyampaikan pesan.

2. Pesan/informasi/message
Dalam bentuk lambang atau tanda seperti kata-kata tertulis secara lisan, gambar, angka dan gestura.

3. Saluran/media/channel
Yaitu sesuatu yang dipakai sebagai alat penyampaian/ pengiriman pesan (misalnya telepon tetap, telepon selular/hp, radio, surat, surat kabar, majalah, TV, gelombang udara dalam konteks komunikasi antar pribadi secara tatap muka).

4. Penerima/komunikan/receiver/decoder
Yaitu seseorang atau sekelompok orang atau organisasi/institusi yang menjadi sasaran penerima pesan.

Ke-empat komponen diatas adalah komponen yang harus ada dalam sebuah proses komunikasi dan dikenal dengan model S-M-C-R atau Source- Message- Channel- Receiver. Ada tiga elemen atau faktor lainnya yang juga penting dalam proses komunikasi yaitu:

1. Akibat/dampak/hasil
Akibat ini terjadi pada pihak penerima/komunikan

2. Umpan balik/feedback
Adalah tanggapan balik dari pihak penerima/komunikan atas pesan yang diterimanya.

3. Noise/gangguan
Adalah faktor-faktor fisik ataupun psikologis yang dapat mengganggu atau menghambat kelancaran proses komunikasi

Menurut Wilbur Schramm (1973), suatu proses atau kegiatan komunikasi akan berjalan dengan baik apabila terdapat overlaping of interest (pertautan minat dan kepentingan) diantara sumber dan penerima psan. Untuk terjadinya overlaping of interest dituntut adanya persamaan dalam hal kerangka referensi (frame of interest) dari kedua pelaku komunikasi (sumber dan penerima). Kerangka referensi menunjuk pada tingkat pendidikan, pengetahuan, latar belakang budaya, kepentingan, orientasi. Semakin tinggi tingkat persamaan dalam hal kerangka referensi, semakin besar pula overlaping of interest, dan semakin mudah proses komunikasi berlangsung.

Faktor noise/gangguan dalam proses komunikasi menunjuk pada faktor fisik dan faktor psikologis. Contoh faktor fisik adalah suara gaduh, gema suara, suhu udara yang panas yang dapat mengganggu konsentrasi. Faktor psikologis seperti rasa takut, grogi, atau emosi/marah.

Berdasarkan tingkat partisipasi dari para pelaku yang terlibat,proses komunikasi dapat dibagi dalam dua bentuk :

a. Komunikasi satu arah (one way communication)
Suatu bentuk proses komunikasi dimana yang aktif adalah pihak sumber. Pihak penerima pesan bersifat pasif.

b. Komunikasi dua arah (two way communication)
Sumber dan penerima masing-masing terlibat aktif dalam penyampaian pesan dan umpan balik.

0 komentar:

Poskan Komentar